jump to navigation

Pay It Forward June 17, 2008

Posted by bungkoes in Uncategorized.
1 comment so far
source : milist
Pay It Forward adalah sebuah film drama Hollywood yang diproduksi pada tahun 2000. Film yang disutradarai oleh Mimi Leder itu mengisahkan tentang sebuah ide sederhana dari seorang anak kecil berusia 11 tahun, Trevor. Bocah kecil ini hidup bersama ibunya, Arlene, seorang pemabuk dan single parent.
 
Kisah film tersebut berawal pada saat seorang guru ilmu sosial di sekolah Trevor memberikan sebuah tugas. Sang guru, Mr. Simonet, meminta para murid memikirkan sebuah ide yang dapat mengubah dunia. Para murid juga diminta untuk mewujudkan idenya ke dalam tindakan nyata.
 
Pada saat itulah Trevor mencetuskan ide Pay It Forward atau bayar dimuka. Inti dari ide Trevor adalah ia hanya perlu menolong tiga orang. Pertolongan itu harus dalam bentuk yang nyata dan tidak bisa dilakukan oleh orang yang akan ditolong itu. Setiap orang yang telah ditolong harus menolong tiga orang lain, begitu seterusnya.
 
Trevor memutuskan bahwa tiga orang yang akan menjadi bahan eksperimen adalah seorang pemuda gembel pecandu narkoba bernama Jerry, Mr. Simonet yang masih hidup membujang, dan seorang teman sekelas yang selalu diganggu oleh sekelompok anak-anak nakal bernama Adam
Trevor melihat bahwa Ibunya sangat kesepian, tidak punya teman untuk berbagi rasa, telah menjadi pecandu minuman keras. Trevor berusaha menghentikan kecanduan ibunya dengan cara rajin mengosongkan isi botol minuman keras yang ada dirumah mereka, Trevor juga mengatur rencana supaya ibunya bisa berkencan dengan guru sekolah Trevor, Mr Simonet yang memberinya tugas itu.
 
Ide Trevor mulai berjalan. Jerry dibantu oleh Trevor dengan cara membelikan baju, sepatu dan perlengkapan lain untuk modal bekerja serta meyadarkannya agar tidak terlibat narkoba. Uang itu diambil dari tabungan Trevor. Ketika Jerry berucap tarima casi kepada Trevor, maka Treveor hanya menjawab ‘Pay It Forward”.
 
Jerry kemudian membantu memperbaiki mobil Ibunya Trevor yang rusak tanpa diminta. Sang ibu melihat perhatian si anak yang begitu besar menjadi terharu, saat sang Ibu mengucapkan terima kasih, Trevor menjawab “Pay It Forward”

Ibu Trevor yang terkesan dengan yang dilakukan Trevor, terdorong untuk meneruskan kebaikan yang telah diterimanya itu dengan pergi ke rumah ibunya (nenek si Trevor), hubungan mereka telah rusak selama bertahun-tahun dan mereka tidak pernah bertegur sapa, kehadiran sang putri untuk meminta maaf dan memperbaiki hubungan diantara mereka membuat nenek Trevor begitu terharu, saat nenek Trevor mengucapkan terima kasih, dan dibalas dengan ucapan: “Pay It Forward
 
Sang nenek yang begitu bahagia karena putrinya mau memaafkan dan menerima dirinya kembali, meneruskan kebaikan tersebut dengan menolong seorang pemuda yang sedang ketakutan karena dikejar polisi untuk bersembunyi di mobil si nenek, ketika pemuda itu sudah aman, si pemuda mengucapkan terima kasih, si nenek menjawab dengan kata-kata : “Pay It Forward”.

Si pemuda yang terkesan dengan kebaikan si nenek, terdorong meneruskan kebaikan tersebut dengan memberikan nomor antriannya di rumah sakit kepada seorang gadis kecil yang sakit parah untuk lebih dulu mendapatkan perawatan, ayah si gadis kecil begitu berterima kasih kepada si pemuda ini, dan dijawab oleh pemuda itu dengan ucapan : “Pay It Forward”
 
Ayah si gadis kecil yang ternyata konglomerat terkesan dengan kebaikan si pemuda. Orang kaya itupun terdorong meneruskan kebaikan tersebut dengan memberikan mobilnya kepada seorang wartawan TV yang mobilnya mogok pada saat sedang meliput suatu acara. Saat si wartawan berterima kasih karena mendapat rezeki nomplok berupa mobil Jaguar, ayah si gadis menjawab: “Pay It Forward”
 
Sang wartawan yang begitu terkesan terhadap kebaikan ayah si gadis bertekad untuk mencari tau dari mana asal muasalnya istilah “Pay It Forward” tersebut. Naluri Jurnalistiknya mendorong dia menelusuri mundur untuk mencari informasi mulai dari ayah si gadis, pemuda yang memberi antrian nomor rumah sakit, nenek yang memberikan melindungi pemuda, Ibunya Trevor yang memaafkan nenek Trevor, sampai kepada si Trevor yang mempunyai ide tersebut. Dengan bantuan sang wartawan, Trevorpun muncul di televisi.
Namun umur Trevor sangat singkat, dia ditusuk pisau saat akan menolong teman sekolahnya, Adam, yang selalu diganggu oleh para berandalan. Selesai pemakaman Trevor, betapa terkejutnya sang ibu melihat ribuan orang tidak henti-hentinya datang dan berkumpul di halaman rumahnya sambil meletakkan bunga dan menyalakan lilin tanda ikut berduka cita terhadap kematian Trevor. Trevor sendiripun sampai akhir hayatnya tidak pernah menyadari dampak yang diberikan kepada banyak orang hanya dengan melakukan kebaikan kepada orang lain.
 
Menurut saya, walau Trevor meninggal dalam usia yang sangat muda. Itu jauh lebih baik dibandingkan dengan orang tua yang meninggal namun tidak meninggalkan inspirasi apa-apa. Trevor memang pergi terlalu cepat namun ia telah mampu menginspirasi banyak orang dan mampu membuat perubahan yang berarti.
 
Dengan kondisi Indonesia yang sedang carut marut, angka kemiskinan yang meningkat, pengangguran yang tak pernah berkurang, orang-orang yang bingung memasukan anaknya untuk sekolah karena biaya yang melangit bahkan di beberapa daerah ada yang terkena busung lapar, Gerakan Pay It Forward menurut saya salah saru alternatif yang bisa ditawarkan.
 
Lakukan gerakan “Pay It Forward” dimulai dari Anda sekarang juga. Hasilnya? Biarkan puluhan ribu orang, karangan bunga, dan generasi berikutnya mengenang Anda ketika nanti saatnya tiba. Dan yang paling penting, Tuhan-pun bangga dengan Anda.
 
Manusia yang terbaik adalah yang paling banyak membaca, paling bertakwa, paling sering beramar ma’ruf nahi munkar, dan paling gemar menjalin hubungan silaturahmi. ” (Muhammad SAW).

Ujian berakir June 16, 2008

Posted by bungkoes in Uncategorized.
add a comment

Alhamdulliah ..hari ini adalah ujian terakir disemester ini,,sayangnya aku masih ada 2 mata kuliah yang harus aku ambil smemster depan,,,,sebuah perjuangan nih,,,

SEmeester ini aku ambil cuma 3 mata kuliah : experimental design, Advance Thermodynamic and Microbiology…Mudah2an, Ketiganya bisa lulus dan mendapatkan nilai yang bagus, sehingga beasiswa tahun depan bisa diperpanjang..amien…Makasih juga buat orang tua,dinda,saudara dan teman2 semuanya yang sudah mendoakan supaya bisa lancar dan diberikan kemudahan oleh Alloh dalam segala urusan..semoga doa kalian semua dapat dikabulkan..Amien..Sekarang masih harus berjuang mengerjakan  thesis suapay bisa dapat izin pulang ke indonesia pada summer break ini…..Cai Yoooo….

HuAliaN June 16, 2008

Posted by bungkoes in Uncategorized.
add a comment

Ada apa dengan hualian?…itulah pertanyaan yang ada dibenakku,,,Akirnya kuputuskan untuk ikut tour yang diselenggarakan NTUST-ISA. Sebenarnya tour ini sudah lama banget, karena sibuk ujian dan presentasi, akirnya baru smepat nulis sekarang..gak papa telat daripada gak nulis…Kebetulan juga bayarnya murah banget, Hanya 200 NTD aja, sudah termasuk sarapan pagi dan maem siang. Walaupun waktu itu hari seninnya aku harus presentasim, tapi aku pikir akan lebih baik pergi dengan teman2 yang lain,,rame-reme…..kita kumpul jam 5 pagi didepan perpustaakan kami…sekitar 42 orang yang ikut, Tapi sayang bus yang kami tumpangi hanya muat untuk 40 orang, dan setelah melobi sopirnya, ternyata kami gak berhasil..dengan sangat terpaksa 2 diantara kami harus merelakan untuk tidak ikut dalam tour ini

kurang lebih 4 jam perjalan yang kami tempuh, dengan jalan yang berkelok2, keluar masuk terowongan …dalam hati hebata banget ya taiwan nih..masak bukit dibelah diwahnya lalu dibuatkan terowongan dibawahnya..sungguh suatu pekerjaan besar pada saat itu, tapi ini sangatlah effisien dan menyingkat banyak waktu, daripada harus menaiki dan mngitari berpuluh2 bukit disana, dalam perjalanan yang panjang itu, teman kami ada yang kebelet ke kamar mandi, tapi apa mau dikata, kita tidak bisa berhenti disembarang tempat…karena jalan yang kami lalui adalah bukit..

Sekitar pukul 9.15 kami sampai di taroko national park. Disini kita bisa melihat2 indhanya pemandangan pegununghan, dengan teping yang menjulang tinggi dikanan kiri jalan yang kami lalui, sebuah pemandangan yang menakjubkan,,inilah kuasa sang pencipta, dengan melewati berratus2 tikungan dan terowongan untuk bisa mengitari taroko park ini..pokoknya pemnadangan yang tidak bisa dilupakan deh..

Setelah puas berjalan-jalan disekitar bukit dan kayak kuil yang ada dipuncak bukit, kami istirahat untuk makan siang dan solat dan setelah itu, perjalan kami lanjutkan kembali mengitari taroko park, Kita sampai apada sebuah tempat yang mirip gua, dan banyak kayak stalaktit dan stalakmit yang ada disana, dibawah kami tebing yang menujlam tinggi dan jurang yang curam sekali dibawahnya mengalir sebuah sungai yang cukup deras…subhanalooh, sebuah pemandangan yang tiada tandingnya..Setelah itu kami berencana melanjutkan perjalan ke hulain, yaitu sebuauh pantai yang ada disekitar taroko, kurang lebih 30 menit kami sampai dihualian, pantainya sih gak begitu bagus, masih kalah bagus ama pantai ye luio..apalagi pantai kuta..he..he..pengunjungnya juga gak begitu rame….akirnya kami putuskan jam 5 balik ke taipe, dan sekitar jam 8.20 kami smapai tiba dikampus lagi…sayangnya kantin udah tutup…kamipun cuma makan mie aja…apes deh….